Holding Trans Jakarta-Solo Akan Dibentuk
Jum'at, 22 Juni 2007 | 19:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah berencana membentuk perusahaan induk (holding company) Trans Jakarta-Solo sebagai konsorsium pertama jalan tol Trans Jawa yang beranggotakan investor tol ruas Jakarta hingga Solo. Perusahaan gabungan ini bernama PT Trans Java.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan konsep holding Trans Jakarta-Solo ini telah disetujui oleh Menteri Koordinator Perekonomian Boediono dan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil.
"Konsepnya akan selesai dalam dua hingga tiga bulan mendatang," ujar Djoko usai mengikuti rapat koordinasi jalan tol di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat (22/6).
Menurut dia, konsep itu akan dibuat oleh sebuah tim kecil yang beranggotakan perwakilan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Kementerian BUMN, dan Kementerian Koordinator Perekonomian. Soal tenggat pembentukan perusahaan baru, Djoko mengatakan, pemerintah tak menargetkan waktu.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Hisnu Pawenang menambahkan hasil perumusan tim kecil akan dilaporkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Investasinya mencapai Rp 23 triliun (Jakarta-Solo), tapi masih hitungan kasar," katanya.
Rieka Rahadiana





