Pemerintah Alokasikan Rp 600 Miliar Untuk Infrastruktur Sidoarjo

Rabu, 27 Juni 2007 | 11:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 500-600 miliar untuk relokasi infrastruktur akibat semburan lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. Alokasi dana tersebut akan dimasukkan dalam pos perbaikan infrastruktur Departemen Pekerjaan Umum pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2007.

"Sekarang yang diminta sekitar Rp 500-600 miliar. Tapi dana ini harus tetap melalui mekanisme APBNP yang akan dibahas dengan Dewan Perwakilan Rakyat nanti," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Rabu (27/6) di Jakarta.

Dia menegaskan, dana itu bukan berupa dana talangan pemerintah dan tidak akan dibayar di muka. "Ini bukan dana talangan, tapi dana infrastruktur, ada di dalam DIPA-nya Menteri Pekerjaan Umum," kata Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, alasan pemerintah memberi dana ini karena infrastruktur menjadi bagian penting dari urat nadi ekonomi masyarakat di Sidoarjo. Seperti Peraturan Presiden No. 14 tahun 2006 (pembentukan Tim Nasional Lapindo) menyatakan infrastruktur yang menyangkut kehidupan masyarakat ekonomi, seperti jalan, rel kereta api karena sudah tidak bisa lagi dipakai karena tenggelam. “Karena itu kami kita akan melakukan program rehabilitasi atau pemindahan," ujarnya.

Menurut Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR Hafidz Zawawi, sampai saat ini pihaknya belum menerima rancangan APBN-P 2007. Tapi panitia anggaran sudah menerima bocoran bahwa pemerintah akan mengusulkan dana Rp 500 miliar ini untuk infrastruktur Sidoarjo. "Mengenai riilnya nanti berapa itu akan jadi keputusan pemerintah dan panitia anggaran," katanya.

Tapi, menurut dia, hal ini akan butuh waktu pembahasan yang panjang. Karena ada anggota panitia anggaran yang menilai pemerintah harus punya payung hukum untuk pembiayaan rehabilitasi ini. "Tinggal bagaimana penjelasan menteri pada kami nanti," katanya.

ANTON APRIANTO I RR ARIYANI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: