Telkom Tunda Peluncuran Satelit
Sabtu, 30 Juni 2007 | 10:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menunda peluncuran satelit Telkom 3 hingga 2010 karena masih mencari slot orbit baru untuk merelokasi satelit telkom 1. Rencananya, Telkom akan meluncurkan satelit baru pada 2009.
Direktur Utama Telkom Rinaldy Firmansyah mengatakan, Telkom batal menggunakan slot 150,5 Bujur Timur untuk merelokasi satelit Telkom 1 karena status slot itu masih belum mendapat notifikasi dari International Telecommunication Union (ITU). "Pengadaan satelit Telkom 3 tidak dimasukkan dalam belanja modal tahun ini," kata Rinaldy seusai Rapat Umum Pemegang Saham di Gedung Telkom, Jumat (29/6) malam.
Dia menjelaskan, Telkom juga belum bisa memutuskan perusahaan yang akan ditunjuk untuk pembuatan satelit Telkom 3 sampai semua proses pencarian slot baru selesai.
Kepala Divisi Infrastruktur Telkom Sarwoto Atmosutarno mengemukakan, Telkom sudah mengajukan Request for Information atau surat permintaan informasi penyewaan slot orbit satelit resmi ke administrasi satelit di empat negara. “Setelah mendapatkan informasi itu, kami kembali akan fokus untuk peluncuran satelit," ujar Sarwoto.
Menurut dia, Telkom tidak menunggu proses pendaftaran kembali slot orbit 150,5 BT karena akan memakan waktu yang panjang. Sementara Telkom ingin segera meluncurkan satelit karena seluruh kapasitas satelit Telkom sudah penuh.
Namun, Sarwoto memastikan bahwa proses penyewaan slot orbit untuk relokasi satelit Telkom 1 akan selesai pada tahun ini. "Tidak hanya itu, kami juga akan menyelesaikan kontrak pembuatan satelit pada tahun ini," kata dia.
Sarwoto melanjutkan, satelit Telkom 3 akan berkapasitas 42-48 transponder. Sebanyak 12 transponder di antaranya untuk layanan KU-Band. "Sekarang banyak teknologi baru yang berjalan pada pita frekuensi ini untuk bisnis televisi berbayar dan internet," ujarnya.
Saat ini, Telkom memiliki dua satelit, yakni satelit TELKOM-1 yang diluncurkan pada 13 Agustus 1999 dengan kapasitas 24 transponder dan menempati slot orbit 118 derajat bujur timur. Satelit ini dibuat oleh Lockhead Martin dari Amerika Serikat dan peluncurannya dilakukan oleh Arianespace dari Eropa.
Satelit kedua yang dimiliki Telkom saat ini adalah TELKOM-2 yang menempati slot orbit 108 derajat bujur timur. Dibuat oleh Orbital dan diluncurkan oleh Arianespace. Satelit ini diluncurkan pada 17 November 2005. Kedua satelit milik Telkom ini masa operasinya adalah 15 tahun sejak diluncurkan. Cakupan pelayanannya bisa menjangkau wilayah Asia Tenggara, sebagian India, dan utara Australia.
Eko Nopiansyah




Komentar Anda :