|
KAI Akan Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar
Senin, 02 Juli 2007 | 15:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
PT Kereta Api Indonesia berencana menerbitkan obligasi sekitar Rp 500 miliar sebagai bagian pendanaan untuk revitalisasi jalur kereta api pengangkutan batu bara di Sumatera.
Direktur Keuangan KAI Achmad Kuntjoro mengatakan, total dana yang dibutuhkan adalah sekitar Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun.
"Jadi selebihnya, sekitar Rp 300-500 miliar akan berasal dari pinjaman sindikasi," kata Achmad kepada pers di Gedung Kementerian BUMN di Jakarta, Senin (2/7).
Achmad mengatakan, KAI memiliki leverage utang yang cukup besar. Dengan kondisi keuangan saat ini, lanjut dia, perusahaan mampu untuk meminjam dana sekitar Rp 4,8 triliun. "Jadi kami masih bisa pinjam banyak dana," kata dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah memberi
tenggat satu bulan kepada manajemen KAI dan PT Bukti Asam, perusahaan pertambangan yang 65 persen sahamnya dikuasai pemerintah, untuk merealisasikan kerja sama.
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan D. Jalil mengatakan, Bukit Asam memiliki masalah pengangkutan batu bara dari tambang-tambangnya di Sumatera.
Sehingga, tutur Sofyan, kerja sama ini diharapkan dapat
memicu produktivitas kedua perusahaan. Menurut data
yang ada, kata dia, total pengangkutan batu bara per
tahun sekitar 10 juta ton. Padahal, ujar dia, cadangan
batu bara di tambang-tambang milik Bukit Asam mencapai
sekitar 2 miliar ton.
Dari kerja sama ini, KAI akan memperbaiki kualitas
pengangkutan, khususnya rel. Jumlah gerbong dan lokomotif yang akan digunakan untuk pengangkutan batu bara juga akan ditambah.
BUDIRIZA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|