Tawaran Sedco Untuk Singtel Dinilai Terlalu Rendah
Kamis, 05 Juli 2007 | 08:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Tawaran Setdco Group untuk membeli kembali 35 persen saham Singapore Telecommunication (Singtel) di PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) sebesar US$1,6 miliar dinilai terlalu murah. Di sisi lain Singtel diyakini tidak akan melepas sahamnya.
Praktisi pasar modal, Edwin A Sinaga, mengatakan saham Telkomsel memiliki prospek yang bagus di masa depan sehingga tidak mudah bagi Singtel untuk melepas sahamnya. Apalagi Chairman Setdco Group, Setiawan Djodi, bukanlah pemerintah sehingga tidak ada pertimbangan kebangsaan.
Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Heru Nugroho, juga menilai tawaran harga saham oleh Sedco itu tidak signifikan. Namun Heru juga tidak bisa berkomentar soal nilai saham yang pantas bagi Singtel. “Butuh studi untuk melakukan buy back ini,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Chairman Setdco Group, Setiawan Djodi, mengaku memiliki dana yang cukup untuk membeli saham Singtel itu. Rencananya, sebanyak US$1,12 miliar akan didapat dari pinjaman investment bank asing dan sisanya dari internal perusahaan.
Dian Yuliastuti | Muslima Hapsari





