Jepang-Indonesia Tanda Tangani Kesepakatan Perdagangan Agustus
Jum'at, 06 Juli 2007 | 20:49 WIB
TEMPO Interaktif, Tokyo:Pemerintah Jepang dan Indonesia akan menandatanganai kesepakatan perdagangan bebas bulan depan. Dengan kesepakatan ini pengiriman minyak dan gas dari Indonesia ke Jepang akan terjamin. Jepang dan Indonesia juga sepakat menurunkan beberapa pos tarif untuk meningkatkan neraca perdagangan kedua negara.
Jepang sebelumnya telah menandatangani kesepakatan perdagangan bebas serupa dengan Brunei, Chile, Filipina, Malaysia, Mexico, Singapura, serta Thailand. Jepang masih melakukan negosiasi dengan beberapa negara lainnya, termasuk Australia, untuk melakukan kesepakatan serupa.
Menurut pejabat dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Wataru Hiyama, Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang Akira Amari dan Menteri Perdagangan Indonesia Mari Elka Pangestu akan menandatangani kesepakatan perdagangan tersebut pada Agustus.
“Amari dan Mari baru-baru ini bertemu dalam pertemuan kerja sama ekonomi regional di Cairns, Australia,” kata Hiyama.
Jepang dan Indonesia sepakat melakukan kerja sama perdagangan bebas November tahun lalu, ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke Tokyo dan bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe.
Dalam kesepakatan perdagangan itu, Indonesia setuju secara bertahap akan menghapuskan bea masuk kendaraan bermotor dan komponen kendaraan bermotor. Juga akan menurunkan bea masuk produk-produk elektronik dari Jepang secara bertahap hingga 2010.
Sebaliknya, Hiyama menambahkan, Jepang juga akan menghapuskan bea masuk produk-produk ekspor Indonesia ke Jepang seperti bea masuk untuk produk impor industri dan kehutanan dari Indonesia. Begitu pula bea masuk impor pisang dari Indonesia akan dihapuskan dalam lima tahun.
Jepang, kata Hiyama, juga akan bersedia menerima tenaga kerja perawat dan petugas kesehatan lainnya. “Tapi betapa banyak jumlah yang diizinkan dan mulai kapan, detailnya sedang dibahas bersama.”
AP/Grace S Gandhi





