Operator SLI Harus Punya Jaringan di 12 Negara
Senin, 09 Juli 2007 | 07:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Operator telekomunikasi pemenang tender sambungan langsung internasional (SLI) harus menghubungkan jaringannya ke 12 negara tujuan utama. Sebab, lalu lintas komunikasi internasional banyak terjadi dari dan ke nagara-negara itu.
Juru bicara Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi (Ditjen Postel) Departemen Komunikasi dan Informatika, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan 12 negara itu adalah Singapura, Cina, Hongkong, Taiwan, Malaysia, Australia, Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Belanda.
Operator pemenang tender, kata Gatot, juga harus melakukan perjanjian interkoneksi setidaknya dengan lima operator telekomunikasi lokal agar jaringannya dapat digunakan pelanggan operator lain. "Ketentuan Ini masuk dalam komitmen pembangunan jaringan," kata Gatot di Jakarta kemarin.
Hingga batas waktu penutupan pendaftaran tender, empat operator seluler telah mengajukan permohonan, yaitu PT Bakrie Telecom Tbk, PT Mobile-8 Telecom Tbk, PT Natrindo Telepon Seluler, dan PT Excelcomindo Pratama Tbk.
Pemerintah akan meminta para peserta tender untuk menetapkan komitmen pembangunan yang nantinya akan dicantum dalam lisensi modern masing-masing peserta.
Eko Nopiansyah
Topik :




Komentar Anda :