|
Perusahaan Induk Tambang Akan Beri Nilai Tambah US$ 8 Miliar
Selasa, 10 Juli 2007 | 13:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil memperkirakan pembentukan perusahaan induk (holding) pertambangan akan memberi nilai tambah US$ 8 miliar.
Kapasitas berhutang perusahaan induk ini juga, menurut dia, dapat mencapai US$ 10 miliar.
"Karena perusahaan induk itu bisa menjadi sebesar BHP Billiton," kata Sofyan, dalam acara seminar tentang reformasi BUMN di gedung Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jakarta, Selasa (10/7).
Menurut Sofyan, dengan ekses tersebut perusahaan induk tambang diharapkan akan mampu mengambil alih tambang-tambang lain. "Karena selama ini justru tambang kita yang di-take over orang lain," ujarnya.
Targetnya, perusahaan induk ini dapat terbentuk sebelum akhir tahun 2007. Saat ini, proses pembentukannya masih didiskusikan secara mendetail. "Tentu perlu dipresentasikan di kabinet dahulu," tutur dia.
Sofyan menyatakan bahwa sekarang juga sedang dibicarakan bagaimana perusahaan induk tersebut bisa menjadi resources company. "Termasuk membicarakan bagaimana saham Freeport bisa dimasukkan," kata Sofyan.
Wahyudin Fahmi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|