Sofyan Basir Nilai Pasar Modal Bukan Jadi Ancaman

Selasa, 10 Juli 2007 | 16:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk., (BRI), Sofyan Basir menilai persaingan antara bank dengan pasar modal dalam menyediakan dana untuk investasi merupakan hal yang wajar.

Malah, dia menegaskan, proses mekanisme pasar yang terjadi atas dua pilihan sumber dana tersebut saling menguntungkan. Menurut Sofyan, pada umumnya dana-dana kredit perbankan hanya untuk investasi jangka pendek. "tiga, enam, atau maksimal satu tahun saja," ujarnya. Sementara untuk instrumen pasar modal menyediakan produk investasi untuk jangka panjang.

Dia mencontohkan proyek jalan tol yang investasinya bisa mencapai 12-15 tahun. Dalam proyek itu, kata Sofyan, perbankan hanya mengambil investasi satu tahun. Selanjutnya, setelah proyek itu berjalan tiga tahun jadi, pendanaan selanjutnya akan dipenuhi dengan instrumen obligasi. "Karena setelah jalan tol itu terlihat (visible), kondisinya bagus menguntungkan, mereka (investor) akan lempar ke sekuritisasi aset," ujarnya.

Rafli Wibowo

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: