Bank Kucurkan Kredit Danai Cikampek-Palimanan

Rabu, 18 Juli 2007 | 18:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sepuluh bank nasional yang tergabung dalam sindikasi siap mengucurkan kredit kepada PT Lintas Marga Sedaya. Kredit itu untuk mendanai pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan.

Kesepuluh bank itu adalah PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia. Selain itu, Bank Panin, Bank Jabar, Bank Bukopin, Bank Jatim, PT Bank Internasional Indonesia Tbk dan Bank DKI. Sebagai koordinator (joint lead arranger), ditunjuk Bank Mandiri dan BCA.

Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk Djohan Emir Setijoso mengatakan, kredit yang disanggupi oleh kesepuluh bank itu melebihi jumlah yang dibutuhkan. Pembangunan jalan tol itu memerlukan dana sekitar Rp 5 triliun.

Namun kredit yang disanggupi oleh sindikasi perbankan mencapai Rp 6,75 triliun. "Kami akhirnya harus menyesuaikan skala pembiayaan lagi," kata Djohan dalam penandatanganan pembiayaan Tol Cikampek-Palimanan, Hotel Darmawangsa, Jakarta kemarin.

Bank Mandiri akan mengucurkan kredit senilai Rp 1,6 triliun, BCA Rp 1,2 triliun, dan sisanya sekitar Rp 2,2 triliun berasal dari delapan bank lainnya.

Kelebihan penawaran kredit (oversubscribe) menunjukkan kesiapan perbankan membiayai proyek tol. "Jadi kalau dikatakan bank tidak siap membiayai, itu tidak benar," kata Djohan.

Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Agus Martowardoyo berharap PT Lintas Marga Sedaya yang memegang hak konsesi Cikampek-Palimanan, bisa menyelesaikan proyek tepat waktu. "Proyek ini akan memberikan multi player effect bagi perekonomian," katanya.

Jangka waktu pembiayaan adalah 12 tahun, dengan grass period termasuk invest during construction 42 bulan. Sedangkan skema kredit menggunakan contractor pre financing. "Pemenang tender ruas akan memperoleh pembiayaan, dan kemudian diambil alih pelunasannya oleh Lintas Marga," kata Agus.

Sandiaga Uno, Direktur PT Lintas Marga Sedaya mentargetkan proyek ini akan selesai dalam waktu 2 tahun. Pada kuartal ketiga, rencananya akan dilakukan pemancangan pondasi awal. "Kami harap konstruksi masal bisa dimulai akhir 2007," kata Sandiaga.

PT Lintas Marga Sedaya adalah pemegang konsesi pembangunan jalan tol sepanjang 116 kilometer itu. Pada 26 Juni lalu, sekitar 51 persen saham Lintas resmi dimiliki oleh PLUS Expressway Berhad, anak perusahaan Khasanah Berhad Malaysia. PLUS menyuntikkan modal US$ 165 juta atau sekitar Rp 1 triliun pada Lintas.

Ruas jalan tol ini terbagi atas enam seksi, yaitu Cikampek-Kalijati (26 km), Kalijati-Subang (12 km), Subang-Cikedung (28,5 km), Cikedung-Kertajati (21 km), Kertajati-Sumberjaya (15,5 km) dan Sumberjaya-Palimanan (15,67 km).

Dalam cetak biru, juga akan dibangun tujuh simpang susun (interchange), 62 overpass, 35 underpass dan 18 box tunnel.

AGOENG WIJAYA I RIEKA RAHADIANA I WAHYUDIN FAHMI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: