Rupiah Diprediksi 9.000-9.200 per Dolar Hingga Akhir Tahun
Kamis, 19 Juli 2007 | 16:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai tukar rupiah diperkirakan terus tertekan pada kisaran Rp 9.000-9.200 per dolar AS hingga akhir tahun ini.
Menurut ekonom Citigrup Anton Gunawan, selain dipengaruhi profit taking pada pasar modal, rupiah tertekan lantaran meningkatnya aktivitas ekonomi.
"Pertumbuhan ekonomi menyebabkan naiknya permintaan
bahan baku. Akibatnya impor ikut naik," kata Anton dalam Midyear Economic Outlook di Four Season Hotel, Jakarta, Kamis (19/7).
Hingga Juni lalu, kata dia, posisi rupiah tak jauh berbeda dengan posisi awal tahun, yakni pada kisaran Rp 9.000 per dolar AS. "Padahal baht Thailand menguat hingga 8 persen," ujarnya.
AGOENG WIJAYA





