Kendaraan Ramah Lingkungan Akan Dapat Insentif

Jum'at, 20 Juli 2007 | 08:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah kaji pemberian inssntif kepada produsen kendaraan bermotor yang memproduksi kendaraan ramah lingkungan. Direktur Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian Budi Dharmadi, pembahasan dilakukan antardepartemen oleh tim harmonisasi tarif. "Kami masih definisikan ramah lingkungan seperti apa," ujarnya pada pameran The 15 th Indonesian International Motor Show kemarin.

Insentif untuk kendaraan ramah lingkungan berupa penurunan pajak penjualan barang mewah (PPnBM). Saat ini berlaku PPnBM sebesar 40-60 persen. Pemerintah tak khawatirkan pengurangan atau penghapusan PPnBM mengurangi setoran pajak. "Apabila volume penjualan bertambah, akan ada setoran tambahan dari PPH atau PPN," ujar kata Budi.

Dua produsen kenderaan bermotor, PT Honda Prospect Motor dan PT Toyota Astra Motor, dua perusahaan kendaraan bermotor yang bersaing ketat, membawa isu lingkungan saat pameran The 15 th Indonesian International Motor Show. Stand kedua perusahaan motor asal Jepang ini saling berhadapan dalam ruangan yang sama.

Toyota mengusung tema Mobility in Harmony with The Earth, yang diartikan terus bergerak mencari keseimbangan harmoni dalam menikmati kebebasan bergerak selaras masyarakat dan lingkungan hidup. Sedangkan Honda mengusung tema Living a Better Future Today. "Tema yang diambil untuk menggarisbawahi usaha yang telah dilakukan Honda untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik saat ini," ujar Presiden Direktur Honda, Yukihiro Aoshima, di Jakarta Convention Centre kemarin.

Toyota mengenalkan tiga produk spesial, yakni i-unit, Prius Welcab dan Fine- T. I unit merupakan ikon produk kendaraan berkapasitas satu orang dengan teknologi baterai. Menurut Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor, Johnny Darmawan, I unit yang dibuat saat ini diduania terdapat 40 buah. "Kami tak produksi massal, hanya sebagai prototype," ujar Jhonny.

Honda menampilkan Honda Civic Hybrid, kendaraan hibrida pertama di Indonesia dijual dengan harga Rp 470 juta per unit yang akan dipasarkan September. Rencananya, Honda menggunakan hasil penjualan pameran untuk mendanai program lingkungan "Hijau Jakartaku". Dari beragam jenis , Honda menargetkan mampu menjual 1500 unit mobil dalam pameran saat ini.

YULIAWATI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: