Pembangunan SD di Tangerang Ditinggal Kabur Kontraktor

Jum'at, 20 Juli 2007 | 14:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:

Pembangunan Sekolah Dasar Bambu Apus, di Kecamatan Pamulang, Kabupaten Tangerang, terbengkalai sejak satu tahun terakhir ini. Pembangunan yang memakai dana APBD senilai Rp 450 juta itu ditinggal kabur Kontraktornya.

Susilawati, guru di sekolah itu mengatakan pembangunan ruang kelas sebanyak lima lokal itu dilaksanakan pada 2005 oleh kontraktor. Tapi sejak pertengahan 2006, proyek itu terhenti. "Kontraktornya kabu," kata Susilawati. Akibat proyek terhenti, para siswa dibagi dalam dua shift, tiga kelas masuk pagi, dan tiga kelas lainnya masuk siang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tangerang Muhyi Syarifudin sangat menyayangkan kondisi SD tersebut. Menurut dia, proyek pembangunan itu tanggung jawab Dinas Bangunan Kabupaten Tangerang. "Coba tanyakan saja ke dinas bangunan,"tukasnya.

Kepala Bidang Pemeliharaan Bangunan Dinas Bangunan dan Permukiman Kabupaten Tangerang Budi Priatna mengakui jika proyek rehab gedung SD Bambu Apus ini tidak mulus seperti yang direncanakan. "Proyek itu ditinggal kabur oleh kontraktor yang memenangkan tender," ujarnya. "Saya tidak tahu alasan kontraktor meninggalkan proyek itu."

Menurut Budi, proyek itu dikerjakan oleh CV Surya Benteng. Meski demikian, secara materi Pemkab tidak rugi sebab kontraktor telah menyimpan jaminan senilai lima persen dari nilai kontrak. "Kami juga mem-black list kontarktor nakal itu," ujarnya. "Pembangunan sekolah itu akan dilanjutkan, kini dalam tahap tender ulang."


Joniansyah






Komentar Anda

Kirim