Sosialisasi Pemakaian Kompor Gas Gratis Lewat Dangdutan
Jum'at, 20 Juli 2007 | 15:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Vice President Communication PT Pertamina, Wisnuntoro mengatakan pihaknya segera membenahi strategi sosialisasi konversi minyak tanah ke gas. Sosialisasi akan dilakukan melalui acara hiburan rakyat seperti dangdutan dan peringatan 17 Agustus.
"Pada acara itu kami selipkan sosialisasi kompor gas," kata Wisnuntoro ketika dihubungi Tempo, hari ini. Warga Depok khawatir memakai kompor gas gratis berukuran tiga kilogram pasca ledakan tabung gas di RW 06 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Pancoran Mas. Akibat ledakan tabung gas, Ahmad Saefulah, 11 tahun menderita luka bakar di wajah, tangan, dan kakinya.
Data di Pertamina, kata Wisnu, terdapat sedikitnya 200 dari 318.000 unit tabung gas yang didistribusikan ke wilayah Jabodetabek bocor. Sebelumnya, dia sempat menyatakan ada 1000 tabung gas yang bocor, tapi diralat menjadi 200 tabung. "Seribu tabung gas belum dibagikan," kata Wisnuntoro.
Dia menjelaskan, presentasi tabung gas bocor sebenarnya cukup kecil. Masyarakat tidak perlu khawatir menggunakan kompor gas gratis tiga kilogram. "Kualitas tabung gas cukup baik, karena sudah melalui uji kelayakan yang cukup ketat," ujarnya. "Seandainya ada yang bocor, itu kasuistik."
SANDY BASKORO





