Mayoritas Perangkat Keras Industri Telekomunikasi Impor
Rabu, 25 Juli 2007 | 14:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hampir sebagian perangkat keras industri telekomunikasi masih didatangkan dari luar negeri. Industri pendukung perangkat keras di Indonesia masih belum mampu menyokong laju industri ini.
Menurut Direktur Jenderal Pos dan Telekomunikasi Basuki Yusuf Iskandar, belanja barang modal perangkat keras telekomunikasi sekitar US$ 2,5- 3 miliar (Rp 25 triliun), Adapun handset sekitar Rp 10 triliun. "Hampir 90 persen dari nilai tersebut impor," kata Basuki.
Dia mengakui hingga saat ini industri di dalam negeri baru mampu membuat perangkat dengan teknologi sederhana. Namun, masih belum mampu membuat perangkat berteknologi canggih dan bersaing dengan produk asing. Alasannya kemampuan dari industri dan masih lemahnya riset. "Memang masih memprihatinkan industri pendukung telekomunikasi di Indonesia," ujar Basuki kepada Tempo di Jakarta, Selasa (25/7).





