Departemen Energi Operator Proyek Pembangkit Nukir
Jum'at, 27 Juli 2007 | 04:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral akan menjadi
operator proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
"ESDM yang akan menjadi operator," kata Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman di Gedung BPPT, Jakarta, kemarin.
Kusmayanto menjelaskan, peran Kementerian Ristek dan lembaga-lembaga yang berada di bawahnya yaitu BATAN dan BAPETEN hanya melakukan kajian pengembangan dari sisi ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemudian memberi rekomendasi kepada pemerintah pengambil keputusan tertinggi tentang pilihan-pilihan yang ada. BATAN fokus pada pengembangan teknologi sementara BAPETEN dari segi keamanan nuklir.
Saat Tempo menanyakan apakah Menteri ESDM yang akan menjadi ketua tim pelaksana proyek PLTN, Kusmayanto membenarkan. "Yes," ujarnya.
Sementara bentuk pengelolaan PLTN masih dibicarakan. Ada tiga alternatif. Pertama, 100 persen dikelola oleh pemerintah melalui BUMN seperti PLN. Kedua, listrik swasta atau Independen Power Producer. Ketiga, gabungan antara pemerintah dan swasta Public Private Project.
Saat ini DESDM dan BATAN tengah mengkaji potensi batu bara di Kalimantan Barat. Kajian direncanakan selesai sebelum PLTN dibangun. DESDM masih menunggu Peraturan Presiden yang akan mengatur pihak yang berperan sebagai leading sector. Undang-undang nomor 10 tahun 1997 tentang nuklir belum mengamanatkan pihak yang menjadi leading sector, antara BATAN, Bapeten dan DESDM.
Penetapan pihak yang akan menjadi leading sector akan berpengaruh terhadap perencanaan PLTN. Penetapan tersebut juga akan menentukan kategori PLTN dan ekuiti pemerintah.
Sebelumnya, Sekjen DESDM Waryono Karyono mengatakan, DESDM telah berinisiatif mengajukan rancangan tim nasional PLTN ke Sekretaris Negara. Timnas terdiri dari lintas departemen. "Kami sudah mengajukan draf ke Setneg, menunggu persetujuan Presiden," katanya.
ESDM mengusulkan, kepemilikan PLTN merupakan kombinasi antara pemerintah dan swasta (IPP).
Nieke Indrietta





