WTO Minta Semua Pihak Bersiap
Jum'at, 27 Juli 2007 | 13:33 WIB
TEMPO Interaktif, JENEWA:
Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) meminta semua pihak untuk bersiap dalam rangkaian negosiasi pada September mendatang. Seluruh pihak kini punya waktu sebulan untuk mempersiapkan pembicaraan di WTO ini.
"Siap untuk melakukan negosiasi yang intensif. Sebab putaran negosiasi yang ada saat ini sudah sangat panjang, tapi hasilnya belum terlalu baik," ujar Direktur Jenderal WTO Pascal Lamy seperti dikutip dari situs resmi WTO, Jumat (27/7).
Seperti diketahui, tahun 2007 telah disepakati sebagai tenggat waktu Perundingan Doha, Qatar oleh 150 negara anggota WTO. Perundingan masih terganjal karena menyoloknya perbedaan tuntutan negara-negara maju dan negara-negara berkembang.
Perbedaan itu antara lain menyangkut pemberlakuan produk khusus (special product and sensitive product) dan mekanisme perlindungan khusus (special safeguard mechanism) yang diinginkan negara berkembang. Padahal negara maju lebih mengutamakan pembukaan akses pasar lebih besar dari negara berkembang.
Negara-negara berkembang juga menuntut pembukaan akses pasar untuk produk pertanian di negara maju. Namun negara maju enggan mengurangi subsidi, tarif, atau dukungan domestik untuk sektor pertanian. Hal inilah yang membuat perundingan terhenti sejak 24 Juli 2006.
Lebih Jauh Lamy menyatakan, suatu kesepakatan membutuhkan kompromi dari semua pihak, kerja keras, dan negosiasi dengan seluruh bangsa. "Penting bagi tiap pelaku untuk siap di garis awal (negosiasi) pada waktu itu. Ini (perundingan) bakal butuh kerja keras yang luar biasa," ujar Lamy.
RR ARIYANI | BBC NEWS | THE ECONOMIC TIMES





