Defisit Listrik Sumatera Akan Teratasi Akhir 2007
Jum'at, 27 Juli 2007 | 18:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Defisit listrik di Sumatera diperkirakan bakal teratasi akhir tahun ini. Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Purwono, mengatakan sistem kelistrikan Sumatera akan mendapat tambahan pasokan daya listrik dari beberapa pembangkit.
malam ini (27/4), kata Purwono, PLTA Asahan III milik PT Inalum (600 MW) akan menyalurkan daya ke PLN dari 40 Mega Watt (MW) menjadi 90 MW. Penambahan daya ini akan memperkecil defisit sistem Sumatera bagian Utara. PLN akan memasok listrik sebesar 30 MW pada siang hari dan Inalum akan memasok 95 MW pada malam hari.
"Upya ini akan mengurangi daerah yang selama ini mendapat jatah pemadaman bergilir," kata Purwono di Jakarta kemarin. Defisit listrik di sistem Sumatera sebesar 200 MW. Dengan masuknya pasokan listrik dari Inalum, maka defisit berkurang menjadi 150 MW.
Nieke Indrietta





