Aksi Ambil Untung Masih Bayangi Indeks Saham
Selasa, 31 Juli 2007 | 07:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan masih akan naik terbatas. Sentimen positif pasar regional yang berimbas ke dalam negeri masih dibayangi oleh aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan oleh sejumlah investor.
Pada penutupan perdagangan saham kemarin, IHSG naik tipis 3,138 poin ke level 2.301.Hari ini indeks diperkirakan akan sedikit rebound (naik) meski tidak bisa melampaui 10 poin. "Investor merespon positif laporan emiten perusahaan terutama perbankan pada semester pertama 2007 ini," kata Pengamat Pasar Modal Hendra Bujang. Bursa regional juga, kata dia, menunjukan sinyalemen peningkatan, seperti dow Jones dan bursa Singapura. "Indonesia masih dinilai pasar yang nyaman bagi kalangan investor sehingga kecenderungan tren indeks positif meskipun diwarnai aksi profit taking," kata dia.
Pengamat pasar uang Farial Anwar menambahkan, kenaikan indeks saham sifatnya bubble karena tidak diikuti oleh perbaikan fundamental perusahaan yang signifikan. Kenaikan hanya disebabkan oleh sentimen positif laporan kerja emiten pada semester pertama yang juga memang berkinerja baik. "Tetapi ya seperti bank, mereka baiknya itu kan semua sudah tahu karena mereka menyimpan uangnya di instrumen seperti SBI bukan karena penyaluran kredit," kata dia.
Saham-saham Favorit masih akan didominasi oleh saham-saham perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, perbankan, pertambangan dan Properti. "Saaham ini banyak di buru karena mereka mempunyai laporan kinerja baik pada semester awal ini," ujarnya.
Anton Aprianto





