Pemerintah Akan Bahas Pasokan Gas untuk PLN
Selasa, 31 Juli 2007 | 08:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan membahas pasokan gas untuk PT PLN (persero). Wakil Presiden Jusuf Kalla akan memimpin pembahasan tersebut dalam rapat di Kantor Wapres Jakarta.
Rencananya rapat tersebut akan berlangsung jam 14.00, Selasa (31/7). Dalam rapat itu juga dijadwalkan pembahasan mengenai pengoperasian turbin gas di PT Arun.
PLN memang sudah mendesak pemerintah turun tangan agar ada kepastian pasokan gas untuk pembangkit-pembangkit listrik. Salah satunya Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon Jawa Barat. Pembangkit berkapasitas 740 megawatt (MW) terancam tak berfungsi akibat kekurangan gas. Saat ini pembangkit tersebut hanya bekerja 30 persen atau sekitar 50 MW.
General Manager P3B Jawa-Bali Muljo Adji mengatakan, dengan kapasitas hanya 50 MW, PLN terpaksa mengganti pasokan listrik dengan pembangkit Bahan Bakar Minyak (BBM) lainnya yang setara dengan tambahan biaya operasi sekitar Rp 17 triliun per hari.
Muljo pada pertengahan Juni lalu mengatakan, pasokan gas diperkirakan gas akan ada pada Juli 2007. Namun PLN tetap meragukan hal tersebut. "Kecuali ada usaha khusus (special effort) yang harus dilakukan bersama antara Pemerintah dan para pemasok gas guna memberikan solusi pasokan gas untuk PLTGU Cilegon yang unitnya idle sampai saat ini," katanya.
OKTAMANDJAYA WIGUNA | NIEKE INDRIETTA





