Laba Bersih Bumi Resources Naik

Rabu, 01 Agustus 2007 | 13:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bumi Resources Tbk, perusahaan pertambangan batu bara terbesar di Indonesia, meraih laba bersih Rp 721,9 miliar (US$ 79,28 juta) pada semester pertama 2007, meningkat dibanding tahun lalu Rp 90,4 miliar. Naiknya laba perusahaan itu karena keuntungan dari hasil penjualan kepemilikan saham dua pertambangannya ke perusahaan India, Tata Power Co.

Bumi menyetujui penjualan kepemilikan saham di dua pertambangan terbesarnya, PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia kepada perusahaan milik negara India tersebut sebesar US$ 1,3 miliar. Perusahaan yang dikendalikan keluarga besar Bakrie itu--yang memiliki market capitalization sebesar US$ 5,7 miliar--membukukan Rp 547,2 miliar dari penjualan ke Tata Power. Profit bersih perusahaan melompat hingga 93,2 persen.

Perwakilan dari Bumi mengatakan telah menjual 28,4 juta ton batu bara pada pada periode pertama, sedangkan tahun lalu hanya 23,1 juta ton. Target penjualan tahun ini sebesar 58 juta ton. Meningkatnya penjualan batu bara pada periode pertama menyebabkan peningkatan pendapatan (revenue) hingga Rp 1,15 triliun. Operating income menanjak 36 persen menjadi Rp 211,8 miliar.

Sebelumnya diberitakan, PT Bumi Resources Tbk. menjual 30 persen saham PT Kaltim Prima Coal dan PT Arutmin Indonesia ke PT Tata Power Company Limited untuk membayar utang perseroan sebesar US$ 988 juta. Utang sampai dengan Mei tahun ini mencapai sekitar US$ 1 miliar, terdiri dari US$ 750 utang KPC Arutmin, US$ 258 utang Bumi. Tata Power membeli saham perseroan dengan nilai US$ 1,3 miliar, termasuk harga dasar sebesar US$ 1,1 miliar dan penyesuaian harga tambahan pada saat penutupan transaksi sebesar US$ 200 juta.

REUTERS/NIEKE

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: