Bunga Obligasi Negara Akan Tetap Tinggi

Kamis, 02 Agustus 2007 | 17:28 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Anwar Nasution mengatakan bunga Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan pemerintah untuk menutup defisit anggaran diperkirakan akan tetap tinggi. Penyebabnya, peringkat surat utang pemerintah Indonesia di pasar global masih rendah dan belum layak investasi (non-investment grade)

Menurut Anwar Nasution, pemerintah sulit meningkatkan peringkat surat utangnya karena tidak transparan dan akuntabelnya pengelolaan keuangan negara, terutama pajak. BPK tak memberikan opini (disclaimer) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat sejak 2004 hingga 2006. “Sebelum mencapai investment grade pemerintah sulit menurunkan tingkat suku bunganya," kata dia di Solo, Kamis (2/8).

Akibat tingginya bunga surat utang negara, kata dia, pemerintah akan banyak mengeluarkan dana pembayaran bunga saat obligasi negara jatuh tempo.

Imron Rosyid






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: