|
Pemerintah Rekomendasikan Aksi Beli Obligasi Negara
Kamis, 02 Agustus 2007 | 19:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah merekomendasikan aksi beli obligasi negara. Direktur Surat Berharga Negara Departemen Keuangan Bhimantara Widyajala mengatakan, penurunan harga obligasi negara akibat ambruknya pasar dana perumahan di Amerika Serikat justru merupakan saat yang tepat bagi dana pensiun, asuransi, dan reksa dana untuk mengumpulkan kembali portofolio surat utang yang dilepas investor asing.
"Kalau orang melihat dari sisi positifnya, ini kesempatan baik mengumpulkan lagi obligasi karena harganya lagi turun tajam," kata Bhima di kantornya, di Jakarta, Kamis (2/8).
Menurut Bhima, pemegang obligasi yang panik bakal membuang semua surat berharga yang dimilikinya sehingga harganya jatuh. Dia menyarankan aksi beli dilakukan secapatnya. "Pekan ini saatnya karena penurunannya drastis," ujarnya.
Pada perdagangan pekan depan, Bhima memperkirakan pasar bakal kembali pulih dan mereka yang sempat membeli bisa mengambil untung dengan menjualnya kembali. Kondisi ini, kata Bhima, sama seperti gejolak pasar Mei 2005.
"Ketika itu harga jatuh, tapi banyak yang menangkapi (membeli) dan ternyata dalam waktu pendek sudah rebound lagi," kata dia. Bank-bank asing, kata dia, saat gejolak Mei 2005 banyak memetik keuntungan dengan membeli obligasi negara yang dilepas pada harga yang murah.
Agus Supriyanto
INDEKS BERITA LAINNYA :
|