|
Keuntungan Rendah, Proyek Kilang Bojanegara Ditunda
Jum'at, 03 Agustus 2007 | 16:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Proyek pembangunan kilang minyak kerjasama Indonesia-Iran di Bojanegara, Serang, Banten, ditunda hingga tahun depan. Menurut Direktur Utama Pertamina Ari Sumarno proyek ditunda karena pertimbangan biaya keekonomian. "Belum ekonomis," katanya di gedung Pertamina Pusat, Jakarta.
Proyek pembangunan kilang berkapasitas 300 ribu barel itu kelanjutan perjanjian kerjasama antarnegara yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Iran Ahmadinejad beberapa waktu lalu. Kilang yang direncanakan beroperasi 2011 itu dibangun dengan nilai investasi US$ 5,6 miliar.
Japan Bank for International Cooperation dan Islamic Development Bank telah menyatakan tertarik mengucurkan kredit 70 persen dari kebutuhan dana. Sisanya dipenuhi dengan modal dari konsorsium yakni Pertamina, Medco, SKS Energy (Malaysia), SE Corp (Arab), serta National Iranian Oil Refining and Distribution Company (Iran). Perusahaan asal Korea Selatan dan Jepang juga berminat bergabung.
Nieke Indrietta
INDEKS BERITA LAINNYA :
|