Penguatan Rupiah Bakal Tertahan Pergerakan Indeks
Senin, 06 Agustus 2007 | 13:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Potensi penguatan rupiah hari ini diperkirakan sangat terbatas. Pengamat pasar uang Fahrial Anwar memperkirakan, rupiah terganjal pergerakan indeks pasar modal yang juga bertahan di level 2.265
Nilai tukar rupiah masih berada di level Rp 9.265, menurut dia, akan bertahan selama beberapa hari. Bila indeks terus menurun sampai menembus angka 2.200, dia menambahkan, potensi rupiah untuk menguat bisa mencapai Rp 9.300. "Kecuali ada tindakan buy back dari pelaku pasar modal," ujarnya, Senin (6/8).
Dia mengatakan, kekhawatiran pasar terhadap efek domino dari jatuhnya pertumbuhan kredit rumah di Amerika Serikat sebesar 20 persen, menjadi salah satu penyebab utama jatuhnya nilai saham Dowjones. "Hal ini sangat mempengaruhi pasar dunia dan nilai mata uang berbagai negara," ujarnya.
Akibatnya, kata dia, potensi kredit rumah di Amerika mengalami default atau gagal bayar cukup besar. "Untuk menyesuaikannya, orang akan melakukan profit back," ujarnya.
Selain itu, dia menambahkan, hasil penjualan Surat Utang Negara (SUN) juga mempengaruhi nilai rupiah hari ini. Pasalnya, banyak orang yang membeli dolar dari hasil penjualan SUN. "Penguatannya jadi tidak banyak," ujarnya.
Menurut Fahrial, pasar tidak optimis rupiah akan bergerak. Diperkirakan, rupiah akan terus bertahan di kisaran Rp 9.200 - Rp 9.300 sampai beberapa hari ke depan.
Cheta Nilawaty





