BI Rate Masih Berpeluang Kembali Turun

Selasa, 07 Agustus 2007 | 19:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah menyatakan suku bunga acuan (BI Rate) masih berpelian terus menurun. "Kemungkinan itu selalu ada,” katanya kepada wartawan di lingkungan Istana Negara, Selasa (7/8).

Hari ini Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan tetap mempertahankan BI Rate di level 8,25 persen. Hingga akhir tahun, BI Rate diproyeksikan akan turun hingga 8 persen.
Menurut dia, keputusan mempertahankan BI Rate pada level 8,25 persen karena mempertimbangkan masalah global dan regional, selain juga masalah ekonomi di dalam negeri.

Seperti diketahui, pasar keuangan global sedang bergejolak akibat krisis di pasar kredit di Amerika Serikat

Menurut Burhanuddin, gejolak di pasar finansial hampir terjadi di semua negara. “Ada masalah inflasi di Cina, properti di Amerika Serikat, likuiditas global,” ujarnya
Indonesia, kata dia, hanya perlu tetap dengan target-target yang ada. "Stay on course, kami lakukan adjustement, monitor kemana dia akan mengarah," kata Burhanuddin menambahkan

Dia yakin gejolak di pasar global dan Indonesia tidak akan berlangsung terlalu lama. "Saya kira semua akan kembali. Ini cuma masalah waktu.” Dia mengatakan, tak perlu ada yang dikhawatirkan dengan fundamental ekonomi nasional. Produk Domestik Bruto masih pada jalurnya. Inflasi terkendali pada level 6,6 persen. “Jadi on target semuanya.”

FANNY FEBIANA






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: