|
Rupiah Akan Kembali melemah
Jum'at, 10 Agustus 2007 | 09:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat diperkirakan akan kembali melemah pada perdagangan hari ini hingga mendekati level 9.350-9.370 per dolar Amerika Serikat.
Pengamat pasar uang dari Smart Investindo International Reza Wibawa mengemukakan bahwa masih melemahnya nilai tukar rupiah itu akibat reaksi pasar yang masih belum menentu terhadap keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang menahan BI rate pada level 8.25 persen. Selain itu, pelemahan rupiah juga datang dari pelaku pasar yang memindahkan investasinya dari instrumen efek atau saham ke instrumen pasar uang.
"Rupiah masih akan berfluktuasi tajam hingga minggu depan," kata Reza kepada tempo di Jakarta, Jumat (10/8). Pasalnya, lanjut Reza, dampak dari gejolak di bursa saham belum sepenuhnya pulih.
Untuk diketahui, nilai tukar rupiah pada transaksi kemarin (9/8) melemah 20 poin dari 9.295 menjadi 9.315 per dolar AS. melemahnya rupiah itu ditengarai akibat spekulasi beli dolar seiring dengan isu subprime mortgage atau Jatuhnya pasar perumahan yang menimbulkan masalah kredit macet yang melanda Amerika Serikat. Eko Nopiansyah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|