Hacker Swedia Curi Data 60 Ribu Penduduk
Minggu, 12 Agustus 2007 | 10:39 WIB
TEMPO Interaktif, Oslo:
Para hacker internet di Swedia berhasil mencuri data 60 ribu penduduk dan nomor pin nasional warga Swedia. Informasi dari data curian tersebut berhasil digunakan untuk belanja online dengan kartu kredit milik orang lain.
Juru bicara pemerintah Swedia Gunnel Helmer mengatakan, pencurian besar-besar ini disebabkan karena lemahnya proteksi database penyimpanan data penduduk. Pencurian itu dilakukan melalui website milik operator telepon Tele2 sebagai perusahaan telepon terbesar di Swedia.
Tele2 sendiri sudah diperingati beberapa kali untuk memperbaiki keamanan website-nya. Mereka berjanji akan segera meningkatkan keamanan. Sementara itu, polisi masih terus mengusut kasus ini. AFP | MUSLIMA HAPSARI





