Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Efek Krisis Pasar Saham Amerika Berlanjut Hingga September
Senin, 13 Agustus 2007 | 12:08 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Gejolak pasar saham akibat kredit seret perumahan di Amerika Serikat akan berlanjut September.

Direktur Utama Bursa Efek Jakarta Erry Firmansyah mengatakan, kondisi ini hasil pengamatan dari sekitar 20 perusahaan sekuritas dan bank asing hari ini. "Pasar memang masih akan bergejolak," kata Erry saat pencatatan saham BNI untuk secondary public offering di Bursa Efek Jakarta Senin (13/8).

Menurut para analis, lanjut dia, kondisi pasar saham di Tanah Air juga akan mengalami dampaknya. Namun, ampak ini bisa diminimalisir. "Sepanjang kurs rupiah terjaga dengan baik, maka tidak banyak pengaruhnya," katanya.

Secara umum, menurut Erry , para analis melihat fundamental ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat sendiri saat ini masih bagus.

Direktur Currency Management Group Farial Anwar mengatakan, efek krisis kredit perumahan di AS memang akan berlangsung lama. "Namun sulit memang dipastikan hingga kapan," kata dia ketika dihubungi Tempo akhir pekan lalu.

Ini terjadi, lanjut Farial, karena para investor institusi di AS membutuhkan likuiditas akibat jatuhnya harga-harga saham di sana terkait krisis itu. "Sehingga mereka menjual portofolionya di negara-negara lain," kata dia.

Menteri Negara BUMN Sofyan A. Djalil mengatakan, pemerintah terus mencermati pergerakan harga saham saat ini. Namun, lanjut dia, pemerintah belum berencana untuk mengubah jadwal penjualan saham Wijaya Karya dan Jasa Marga. "Masih sesuai rencana semula," kata dia.

Menurut Sofyan, fluktuasi harga saham di pasar saham merupakan hal yang lumrah dan terjadi sehari-hari. "Pagi ini merah, nanti siang bisa hijau (positif) harganya," katanya,

Budiriza

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 28 Maret 2005
Cuci Uang di Balik Spekulasi | 14 Maret 2005
Jantung yang Tertinggal | 28 Pebruari 2005
Teruk Tersodok Piutang Seret | 14 Pebruari 2005
Mengincar Demam Januari  | 15 Desember 1998
Busang, Kroni Soeharto, dan Skandal Abad Ini  | 01 Desember 1998
Aksi Borong, Siapa Sokong?  | 01 Desember 1998
Bisnis Sepekan | 03 Januari 2005
Trik Menikmati Roller Coaster Bursa  | 10 November 1998
Belanja Bank di Tengah Krisis  | 31 Mei 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Nilai Harga Divestasi BNI Optimal
Bursa Asia Masih Naik
Merger BEJ-BES Masih Terganjal
Kimia Farma Jajaki Kembangkan Produk Bioteknologi
Indeks Berpeluang Terus Naik
Penguatan Rupiah Terbatas
Bursa Regional Naik
Laba Mitra Adiperkasa Naik
Saham Darma Henwa Kelebihan Permintaan 4,32 Kali
Bursa Regional Kembali Rontok
> selengkapnya...

Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105406 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data