|
Investor Lokal Kuasai Saham BNI
Senin, 13 Agustus 2007 | 12:20 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mayoritas saham PT Bank Negara Indonesia Tbk, yang dijual lewat secondary public offering jatuh ke tangan investor lokal.
Senior Country Officer President Director JP Morgan Gita Irawan Wirjawan mengatakan, pada saat pemesanan (book building) ternyata minat investor domestik melonjak.
"Sekitar 55 persen investor lokal dan asingnya sekitar 45 persen," katanya kepada Tempo di sela-sela pencatatan saham BNI di Gedung Bursa Efek Jakarta, Senin (13/8)
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Sofyan A. Djalil menyambut baik hal ini. "Bagus kalau begitu, Alhamdulillah," kata dia.
Menurut Sofyan, pemerintah memang tetap menggelar proses penjualan saham ini meskipun pasar saham sedang terganggu akibat kasus krisis kredit perumahan (subprime mortgage) di Amerika Serikat.
Investor individu, kata dia, juga memiliki minat bagus mengkoleksi saham ini. "Sekitar 27 persen itu individual," kata dia.
Direktur Utama Bank Negara Indonesia Sigit Pramono mengatakan, investor individual ini sebagaiannya merupakan nasabah BNI. "Mereka dapat memesan sejak awal-awal," kata dia.
Saat pembukaan di Bursa Efek Jakarta pada 9.30 WIB, saham BNI tercatat sempat turun ke level 1975 per lembar. Namun harganya kembali menguat ke level harga penawaran Rp 2.050.
Budiriza
INDEKS BERITA LAINNYA :
|