|
Rupiah di Level Tertinggi, BI Harus Beri Peringatan
Kamis, 16 Agustus 2007 | 08:42 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika pada perdagangan hari ini diprediksikan akan semakin merosot. "Saya khawatir nilai Rupiah bisa mencapai posisi Rp 9.500," ujar Analis Rupiah dari Currency Management Group, Farial Anwar , ketika dihubungi, Kamis.
Pada sesi perdagangan terakhir kemarin, rupiah ditutup pada posisi Rp 9.440 dari pembukaan pertama diharga Rp 9.350. "Melemah sampai 70 poin," ujarnya.
Farial menyayangkan, kondisi yang sudah terpuruk ini masih dianggap wajar oleh pemerintah, terutama Bank Indonesia (BI). "Ini sudah dilevel tertinggi dan masih dianggap wajar, setidaknya BI beri peringatan, " ujarnya yang menilai pemerintah lambat berpikir. BI harus memperingati para pelaku pasar modal domestik tentang kondisi yang genting ini dan memberikan imbauan tentang apa yang harus dilakukan.
Macetnya kredit perumahan di Amerika masih menjadi pemicu utama atas krisis di dalam negeri. Berbondong-bondong para pelaku pasar di Amerika menarik dolarnya guna membiayai kredit tersebut. Hasilnya, penarikan besar-besaran membuat indeks dan nilai tukar Rupiah terjun bebas. "Kita jadi bulan-bulanan asing. Padahal kondisi pasar domestik adem-ayem," ujarnya.
Saat ini, pasar finansil yang sedang panik tak lagi bisa mengambil keuntungan profit taking disetiap keputusan. Jika para pelaku pasar mengambil aksi, paling hanya sekedar menekan kerugian. "Sama dengan nasib indeks, ini sudah cutlock, dan tak bisa lagi profit taking," ujarnya.
Farial mengaku, pemerintah maupun Bank Indonesia tidak dapat bertindak apa-apa untuk mengamankan Rupiah. "Karena ini kondisi global, kita hanya pemain kecil. Dan pasar itu sifatnya unpredictable, paling hanya beri peringatan dini early warning siystem," ujarnya. Dan itu[pun, lanjutnya, belum juga dikumandangkan.
Kurs rupiah atas beberapa mata uang asing lainnya pada perdagangan kemarin melemah. Terhadap dolar Hongkong, rupiah melemah ke level Rp1.202,65 dari Rp 1.195,35, terhadap dolar Singapura ke Rp 6.143,00 dari Rp 6.142,25, atas baht Thailand ke THB 295,69 dari THB 294,67, namun atas euro menguat ke Rp 12.691,81 dari Rp. 12.700,32.
Aguslia Hidayah
INDEKS BERITA LAINNYA :
|