|
Menkeu Tawarkan Rumus Baru Hitung Anggaran Pendidikan
Jum'at, 17 Agustus 2007 | 10:57 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menawarkan rumus baru dalam menghitung anggaran pendidikan nasional.
Menurut dia, anggaran pendidikan akan bertambah besar jika alokasi dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) baik dalam bentuk gaji maupun yang ditujukan untuk rehabilitasi gedung sekolah dan pengadaan peralatan sekolah, yang telah disepakati dengan Pemerintah Daerah, juga turut diperhitungkan.
"Dengan demikian jumlahnya akan bertambah besar," kata Sri Mulyani memaparkan idenya di Departemen Keuangan, Jakarta.
Definisi dalam artian luas ini adalah yang lazim digunakan secara internasional. Sebagai catatan, lanjut Sri Mulyani, jika menggunakan defisini pengeluaran pendidikan dalam arti luas maka total pengeluaran pemerintah untuk program pendidikan secara total sudah mencapai 4,1 persen Produk Domestik Bruto tahun 2007.
"Angka ini sudah mendekati norma yang berlaku secara internasional yaitu 5 persen PDB," kata dia.
Sektor pendidikan, kata Menkeu, mendapatkan alokasi anggaran terbesar sebagai cerminan dari prioritas untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dan sesuai dengan amanat konstitusi (20 persen anggaran).
Tahun 2008, fungsi pendidikan akan mendapatkan alokasi sebesar 10,9 persen dari total belanja pemerintah pusat atau sebesar Rp 61,4 triliun. Angka ini naik dari Rp 52,4 triliun tapi secara rasio turun dari 12,3 persen (RAPBN Perubahan 2007).
AGUS SUPRIYANTO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|