Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bank Mega Tunda Emisi Obligasi Subordinasi
Senin, 20 Agustus 2007 | 17:00 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Mega Tbk., menunda penerbitan obligasi subordinasi (subdebt) senilai Rp 1 triliun hingga triwulan keempat tahun ini.

Direktur Utama Bank Mega Yungky Setiawan mengatakan semula perseroan berencana menerbitkan obligasi pada triwulan ketiga mendatang. Namun akhirnya rencana ditunda karena faktor waktunya yang berdekatan dengan bulan puasa dan lebaran yang berpotensi membuat pasar sepi.

“Diperkirakan penerbitan itu bisa dilakukan minggu ketiga Oktober,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta Senin (20/8). Semula Bank Mega merencanakan dana hasil penerbitan obligasi subordinasi itu akan digunakan menambah modal dan membiayai penyaluran kredit.

Dia melanjutkan, dengan melihat kondisi pasar modal yang belum pulih seperti saat ini perseroan telah menyiapkan sumber pendanaan untuk membiayai kegiatan ekspansi. Alternatif itu adalah dengan melepas sebagian
tersebut dengan melepas kembali Surat Uang Negara (SUN) dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) milik perseroan yang nilainya masing-masing Rp 9 triliun dan Rp 5,3 triliun.

Rini Budiman

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 28 Maret 2005
Cuci Uang di Balik Spekulasi | 14 Maret 2005
Jantung yang Tertinggal | 28 Pebruari 2005
Teruk Tersodok Piutang Seret | 14 Pebruari 2005
Mengincar Demam Januari  | 15 Desember 1998
Busang, Kroni Soeharto, dan Skandal Abad Ini  | 01 Desember 1998
Aksi Borong, Siapa Sokong?  | 01 Desember 1998
Bisnis Sepekan | 03 Januari 2005
Trik Menikmati Roller Coaster Bursa  | 10 November 1998
Belanja Bank di Tengah Krisis  | 31 Mei 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pasar Saham Eropa Terus Anjlok
Menteri BUMN : Investor Jangan Jual Saham BNI
Harga Saham BNI Kembali Turun
JP Morgan Dan Bahana Akan Stabilkan Harga Saham BNI
Efek Krisis Pasar Saham Amerika Berlanjut Hingga September
Pemerintah Nilai Harga Divestasi BNI Optimal
Bursa Asia Masih Naik
Merger BEJ-BES Masih Terganjal
Kimia Farma Jajaki Kembangkan Produk Bioteknologi
Indeks Berpeluang Terus Naik
> selengkapnya...

Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk105941 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Pasangan Karsa Unggul di Jombang
Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib
Pasangan Calon Bupati dari PDI Perjuangan Unggul di Jombang

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data