Kerja Sama Energi Indonesia-Jepang US$ 6,1 Miliar
Senin, 20 Agustus 2007 | 22:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Indonesia-Jepang menandatangani kerja sama energi senilai US$ 6,1 miliar. Kerja sama bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gas dan listrik domestik, serta meningkatkan pertumbuhan perekonomian.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan, sebagian besar produksi gas diutamakan untuk kebutuhan dalam negeri. "Kami utamakan untuk gas untuk domestik," katanya, Senin (20/8).
Di bidang kelistrikan dengan Jepang adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panasa Bumi Sarulla di Sumatera Utara. Kerja sama tersebut melibatkan Medco Energy.
Presiden Direktur Medco Energy Tbk Hilmi Panigoro mengatakan konstruksi akan dimulai tahun depan. Proyek ini dilaksanakan secara bertahap dari 110 MW hingga mencapai kapasitas 330 MW. Nilai proyek US$ 600 juta dengan harga jual US$ 4,5 sen per kWh.
NIEKE I





