Target Pertumbuhan 6,8 Persen Dinilai Terlalu Berat
Selasa, 21 Agustus 2007 | 12:25 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2008 sebesar 6,8 persen dinilai terlalu berat.
Pernyataan itu diungkapkan legislator Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Syumli Syadli menyatakan saat membacakan pandangan umum fraksinya atas RAPBN 2008.
Menurut dia, untuk mencapai pertumbuhan 6,8 diperlukan pembentukan modal bruto sebesar Rp 1.296 triliun. Tantangan pemenuhan kebutuhan investasi untuk menopang pertumbuhan itu akan sulit terpenuhi.
Untuk mencapai pertumbuhan itu juga dibutuhkan investasi asing langsung sebesar US$ 100 miliar. Ini merupakan tantangan yang cukup berat karena selama ini investasi asing yang masuk masih dalam bentuk investasi tidak langsung atau portofolio yang rentan terhadap turbulensi.
AGUS SUPRIYANTO





