Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Citra Marga Incar Ruas Tol Dalam Kota
Kamis, 23 Agustus 2007 | 00:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk. Menyatakan minatnya untuk membeli sebagian ruas tol dalam kota milik PT Jasa Marga (Persero).

Direktur Utama Citra Marga Nusaphala Persada Daddy Haryadi mengatakan dalam upaya pengembangan bisnis, perseroan berencana menambah ruas tol yang dikelola.

Menurut dia, salah satu yang diminati adalah ruas-ruas tol dalam kota yang saat ini konsesinya dimiliki Jasa Marga. Kendati Daddy belum memastikan ruas jalan tol mana yang sedang diincarnya."Umum saja dululah, kalau bisa sih (ruas jalan tol) dalam kota," katanya di Jakarta kemarin.

Dia juga menjelaskan hingga saat ini memang belum ada negosiasi antara perseroan dengan Jasa Marga "Jadi terlalu dini untuk dibicarakan. Tapi, kalau Jasa Marga hendak menjual, sebaiknya kami ditawari paling dululah (yang ditawarkan," ujarnya. Penjelasan ini terkait dengan tersiarnya kabar Jasa Marga akan melepas sejumlah aset miliknya.

Mengenai dana untuk investasi tersebut, Daddy optimistis mudah untuk mencarinya. "Kondisi Citra Marga kan baik, jadi mudah untuk menyiapkan dana," tutur Daddy, tanpa mau memperjelas.

Direktur Pengembangan Usaha dan Umum Citra Marga I Ketut Mardjana, memastikan bahwa perseroan masih memiliki ruang berutang untuk membiayai pengembangan usaha. Nilai obligasi yang diizinkan untuk diterbitkan sekitar Rp 800 miliar. “Saat ini baru terpakai Rp 500 miliar, jadi masih ada sisa Rp 300 miliar yang bisa dimanfaatkan," kata Ketut.

Akan tetapi Ketut belum dapat memastikan kapan kesempatan untuk menerbitkan obligasi tersebut bisa dilaksanakan. Termasuk model pendanaan selain penerbitan obligasi, yaitu pinjaman dari bank. "Tergantung proyeknya sudah ada atau belum, kalau belum ada tidak bisa," katanya.

Sepanjang 2007, Citra Marga mentargetkan pertumbuhan pendapatan mencapai sekitar Rp 500 miliar, naik 10 persen dari 2006 sebesar Rp 472 miliar. Target kenaikan itu ditetapkan berdasarkan adanya rencana kenaikan tarif tol sebesar 20 persen pada 23 Agustus.

Untuk belanja modal, Citra Marga mengalokasikan dana sekitar Rp 30 miliar untuk operasional dan investasi Rp 171 miliar. Sekitar 65 persen dari total dana investasi dialokasikan sebagai penyertaan di proyek tol Depok-Antasari.

Dalam kesempatan yang sama, Daddy juga menjelaskan langkah perseroan yang tengah menyiapkan upaya Peninjauan Kembali (PK) keputusan Mahkamah Agung yang mengabulkan permohonan kasasi Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) untuk tidak mencairkan negotiable certificate of deposit (NCD) PT Unibank Tbk. miliknya senilai US$ 28 juta. "Karena PK itu memang hak kami," kata Daddy.

SAHALA LUMBAN RAJA I WAHYUDIN FAHMI

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 28 Maret 2005
Cuci Uang di Balik Spekulasi | 14 Maret 2005
Jantung yang Tertinggal | 28 Pebruari 2005
Teruk Tersodok Piutang Seret | 14 Pebruari 2005
Mengincar Demam Januari  | 15 Desember 1998
Busang, Kroni Soeharto, dan Skandal Abad Ini  | 01 Desember 1998
Aksi Borong, Siapa Sokong?  | 01 Desember 1998
Bisnis Sepekan | 03 Januari 2005
Trik Menikmati Roller Coaster Bursa  | 10 November 1998
Belanja Bank di Tengah Krisis  | 31 Mei 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

CMNP Akan Ajukan PK Kasus NCD Unibank
Bank Mega Optimistis Capai Target Kredit
Bank Mega Tunda Emisi Obligasi Subordinasi
Pembiayaan Rel Kereta Bukit Dikaji
Pasar Saham Eropa Terus Anjlok
Menteri BUMN : Investor Jangan Jual Saham BNI
Harga Saham BNI Kembali Turun
JP Morgan Dan Bahana Akan Stabilkan Harga Saham BNI
Efek Krisis Pasar Saham Amerika Berlanjut Hingga September
Pemerintah Nilai Harga Divestasi BNI Optimal
> selengkapnya...

Referensi

Kronologis Perseteruan Ongko vs BFI Finance
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
PP RI No. 11 Tahun 2004 Tentang Penjualan Saham Pada Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Adhi Karya
PP RI No. 70 Tahun 2000 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Perusahaan Penerbangan Garuda Indonesia
> selengkapnya...

Website

Bursa Efek Surabaya
Bursa Efek Jakarta

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106134 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Omset Bisnis Esek-esek di Internet US$ 3 Juta Per Detik
Listrik Byar-Pet Alat Penyimpanan Darah Gampang Rusak
Angkutan Berat Di Jawa Barat akan Ditertibkan
Ketokohan Soekarwo dan Gus Ipul, Pemicu Kemenangan Kar-Sa
Pemakaman di Hari Kelahiran

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data