Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Presiden Minta BPKP Audit Dana Pengganti Kejaksaan
Jum'at, 24 Agustus 2007 | 16:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menelusuri dan mengaudit dana-dana pengganti Kejaksaan Agung yang belum disetor ke negara. BPKP pun sudah meminta Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi, dan Kejaksaan Negeri untuk terbuka dan tidak resisten terhadap auditor yang melakukan hal ini.

"Intinya Kejaksaan Agung harus terbuka, pro aktif ketika dibantu oleh BPKP," kata Ketua BPKP Didi Widayadi seusai bertemu Wakil Presiden Jusuf kalla di kantor Wakil Presiden di Jakarta, siang tadi.

Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2005--yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan--jumlah dana pengganti yang tercatat dalam rekening Kejagung mencapai Rp 6,9 triliun. Jumlah dana itu tersebar dalam sejumlah rekening.

Badan Pemeriksa Keuangan hingga kini masih menunggu laporan pengelolaan rekening atas sisa dana uang pengganti secara kumulatif oleh Kejaksaan Agung yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 3,9 triliun dari total nilai sebelumnya, Rp 6,9 triliun.

ANTON APRIANTO

Dari Arsip Majalah TEMPO
Kontrak Hotel Berbuntut Tuntutan | 21 Pebruari 2005
Ramai-ramai Menolak Audit | 03 Januari 2005
Dari Obat ke Pabrik Gula | 20 Desember 2004
Nilai Tinggi Korupsi dan Jawaban Antasari  | 24 Pebruari 2003
Menunggu di Gedung Bundar  | 17 Pebruari 2003
Kisah Misteri RDI  | 23 Desember 2002
Asal-Muasal Rekening Siluman  | 23 Desember 2002
Rekening Penyebab Sakit Kepala  | 23 Desember 2002
Rekening Bermasalah di Departemen Keuangan  | 05 Agustus 2002
Tiga Departemen Terkorup  | 29 Juli 2002
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BPKP Temukan Kerugian Negara Rp 18,2 Triliun
BPKP Akan Direstrukturisasi
MS Kaban Minta BPK dan BPKP Audit Proyek Gerhan
Pemeriksaan BPKP Ditargetkan Rampung Akhir Tahun
DPR Desak Kepala BPKP Mundur sebagai Komisaris Bank Mandiri
ADB: BPKP Sebaiknya Dilebur ke BPK
ADB Berikan Utang US$ 225 Juta
Anwar Nasution Janjikan Independensi Sebagai Ketua BPK
Dana Nasabah Bank Asiatic dan BDB Diputuskan Akhir Juni
BI Sudah Lacak Aset Pemilik BDB dab Bank Asiatic di Luar Negeri
> selengkapnya...

Referensi

Inpres RI No. 4 Tahun 2000 Tentang Penertiban Rekening Departemen/Lembaga Pemerintah Non Departemen

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106241 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Gubernur Tak Percayai Hasil Quick Count
Kasus Alih Kawasan BSD Diselidiki
Dada Janji Bangun Stadion Persib
Pasangan Calon Bupati dari PDI Perjuangan Unggul di Jombang
Gubernur Bolehkan KPU Jatim Bekerja Sampai KPU Baru Dilantik

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data