|
Kerja Sama Indonesia-Jerman Kurangi Emisi Karbon
Senin, 27 Agustus 2007 | 19:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Kehutanan dan Kementerian Lingkungan Hidup berencana membangun kerja sama ekonomi dengan Pemerintah Jerman mengurangi emisi karbon. Menurut Menteri Kehutanan Malam Sabat Kaban, selama Indonesia menyerap karbon dari industri negara maju tanpa meminta pungutan apapun. "Kami tidak pernah dibayar penyerapan karbon dunia," ujarnya, Senin (27/8).
Kemarin, Menteri Kehutanan MS Kaban bersama Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dan Wakil Menteri Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan Jerman menandatangi kerja sama untuk mengurangi emisi karbon. Dalam kerja sam itu Jerman memberikan bantuan senilai 20 juta Euro untuk kelestarian lingkungan.
Menurut Kaban, Indonesia akan mengajukan metodologi yang akan diterapkan bagi negara industri untuk memberikan kontribusi balik. Pada Desember mendatang akan digelar konferensi internasional mengenai lingkungan dan emisi karbon.
Sedangkan Karin Kortmann mengatakan, Jerman memberikan bantuan kepada Indonesia senilai 20 Juta Euro dalam rangka menjamin kelestraian lingkungan. Diharapkan kelestarian lingkungan akan menyerap emisi karbon, seperti lahan gambut yang berada diatas hutan Indonesia.
Dia menambahkan, bantuan kerja sama tersebut bisa dilakukan dalam bentuk pembinaan sumber daya manusia, alam dan ekonomi kehutanan."Menjadi landasan penting kegiatan REDD (Reducing Emissions From Deforestation and Degradation) di negara-negara berkembang," ujarnya.
CHETA NILAWATY
INDEKS BERITA LAINNYA :
|