Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pencalonan Muto Sebagai Gubernur Bank Sentral Jepang Terganjal
Senin, 27 Agustus 2007 | 20:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jepang:Deputi Gubernur Bank of Jepang (BoJ) Toshiro Muto yang dicalonkan menjadi gubernur bank sentral diduga akan menemui kesulitan. Pasalnya, partai oposisi pemerintah, yakni Partai Demokrat menang pada pemilihan bulan lalu.

Jumlah ekonom yang semula 15 orang memperkirakan Muto akan menggantikan Toshihiko Fukui kini turun menjadi 8 orang.

Partai Demokrat Jepang (DPJ) yang mengkontrol Upper House mengijinkan adanya pemblokan nominasi untuk posisi itu. Ini dapat mengurangi kesempatan Muto. Partai ini pun tidak menerima pengangkatan Muto sebagai Deputi Gubernur pada 2003, serta meragukan latar belakangnya di Kementerian Keuangan.

Pemblokan yang dilakukan Partai Demokrat juga diperkirakan akan mendorong kesempatan kandidat lain yang bertentangan dengan kebijakan Fukui untuk menaikkan suku bunga.

"Jika Partai Demokrat tetap pada pendapatnya, kemungkinan Muto menjadi gubernur bank sentral akan batal," ujar Mamoru Yamazaki, Kepala Ekonom RBS Securities Japan Ltd. di Tokyo, seperti dikuti Bloomberg, kemarin.

Namun, Yamakazi menambahkan, Muto tetap mempunyai kesempatan. Kuncinya adalah bila dia bisa memenangkan kepercayaan Partai Demokrat pada Maret mendatang.

Muto, 64 tahun, mengatakan bahwa bank perlu menaikkan suku bunga mengikuti perkembangan ekonomi dunia saat ini. Ini mengindikasikan bahwa dia akan melanjutkan kebijakan Fukui, jika terpilih nanti.

Kemenangan Partai Demokrat memunculkan kesempatan bagi Kazuo Ueda, salah satu Profesor Universitas Tokyo yang duduk dalam bidang kebijakan ekonomi luar negeri selama 7 tahun. Tujuh analis mengatakan bahwa Ueda, 55 tahun, memiliki kesempatan terbesar sebagai kandidat Gubernur Bank of Japan yang baru.

Dari respon yang dilakukan kepada beberapa ekonom untuk para kandidat, Ueda dipilih 14 kali dan Muto 12 kali.

SAHALA LUMBANRAJA


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Indonesia-Jepang Kembangkan Kerja Sama Energi
Jepang Diharap Investasi Lebih Banyak di Indonesia
Konsorsium Jepang Investasi US$ 400 Juta Di Blok Kangean
Aso Ingin Perbaiki Hubungan dengan Tetangga di Asia
Topan Wukong Mengamuk di Jepang

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106364 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data