|
Pemerintah Upayakan Harga Beras Stabil
Selasa, 28 Agustus 2007 | 18:09 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan mencegah kenaikan harga beras dari sekitar Rp 4.750 per kilogram. Beras yang dimaksud adalah kualitas medium, IR 64-3, yakni beras yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. "Kami akan pertahankan agar harganya tidak naik lagi," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Ardiansyah Parman, Selasa (28/8).
Departemen Perdagangan bersama Perum Bulog sedang mengkaji opsi-opsi yang mungkin diambil untuk menstabilkan harga ini. "Khususnya karena makin bertambahnya konsumsi menjelang dan selama bulan puasa," katanya.
Stok beras Bulog sebesar 1,7 juta ton juga dinilai masih belum mampu memberi sinyal ke pasar bahwa harga akan tetap tekendali. "Karena stok Bulog hanya untuk beras keluarga miskin, operasi pasar, bantuan sosial bencana, dan berjaga-jaga kalau terjadi kelangkaan. Kalau stabilisasi harga tidak pakai itu (stok Bulog)," jelas Ardiansyah.
Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Kelautan dan Perikanan Bayu Krisnamurthi mengatakan, pihaknya akan melakukan stabilisasi harga beras pada level tertentu. "Karena beras sangat signifikan menentukan tingkat inflasi. Pemerintah juga wajib menjaga harga di tingkat petani dan stok beras," katanya.
RR ARIYANI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|