Usaha Mikro Kecil Kurang Berani Mengekspor
Rabu, 29 Agustus 2007 | 13:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Usaha Mikro Kecil dan Menengah dinilai kurang berani dalam mengekspor produk-produknya. Sikap ini menimbulkan nilai kompetitif produk-produk UMKM kalah bersaing dengan negara-negara Cina.
Menurut Ketua Umum Gabungan Pengusaha ekspor Indonesia Benny Soetrisno, jiwa pengusaha (enterprenuership) UMKM Indonesia sangat kurang sehingga menimbulkan pasar UMKM di negera-negara tujuan terutama regional kalah bersaing terutama dengan Cina. "Ini yang harus didukung oleh pemerintah, karena penciptaan pasar UMKM yang potensial berperan penting dalam pemberdayaan UMKM itu sendiri," katanya seusai bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wapres, Rabu (29/8).
Dia mengatakan, tidak kurang dari 70 persen produk-produk ekspor Indonesia di produksi oleh UMKM. Namun, karena promosi relatif tidak memadai menyebabkan produk-produk UKM ini tidak laku di pasar regional dan Eropa."Ini pekerjaan rumah pemerintah, karena kalau ini bisa didukung peningkatan ekpor bisa terjadi pada tahun ini dan tahun depan," kata dia.
Anton Aprianto





