|
Asuransi AIA Luncurkan Unit Link Syariah
Rabu, 29 Agustus 2007 | 15:45 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Asuransi AIA Indonesia meluncurkan Asya Link, produk unit link berbasis syariah. AIA berharap kontribusi bisnis syariah mencapai Rp 12 miliar setahun mendatang.
Manager Departemen Syariah AIA Setyo Hartinto mengatakan, saat ini industri asuransi syariah terus berkembang. Sekitar 36 perusahaan asuransi dan resuransi tercatat menjalankan bisnis syariah. Berbeda dengan lima tahun silam, asuransi syariah hanya dijalankan 5 perusahaan.
Di sisi lainnya, pasar asuransi syariah masih terbuka lebar. Khusus asuransi jiwa, pasar syariah baru 0,9 persen dibanding industri nasional.
"Kami optimistis angka itu akan terus naik dari tahun ke tahun. Oleh sebab itu kami harus menciptakan inovasi produk," kata Setyo dalam jumpa pers peluncuran Asya Life di Jakarta.
Soal produk baru Asya Life, Setyo menjelaskan, produk menawarkan sistem back end loading. Artinya dana pemegang polis akan langsung diinvestasikan tanpa potongan biaya. Investasi juga ditempatkan pada produk-produk investasi berbasis syariah.
"Sementara investasi akan disalurkan pada balanced fund atau campuran deposito, obligasi, saham, dan reksadana syariah," ujarnya.
General Manager AIA Stephen Appleyard menuturkan, produk syariah ini tak hanya menarik umat muslim, melainkan juga non-muslim.
Asya link akan menjadi inovasi terbaru yang khusus dirancnag untuk pasar Indonesia. Tak hanya muslim, ini akan menarik non-muslim juga. "Kami optimis produk ini akan membantu pertumbuhan bisnis kami," cetusnya.
Menurut dia, hingga akhir Juni 2007 total aset AIA mencapai Rp 5,25 triliun, atau naik 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pendapatan naik hingga 41 persen menjadi Rp 901 miliar.
AGOENG WIJAYA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|