Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Angkatan Udara Jajaki Pembelian Pesawat ke Tiga Negara
Rabu, 29 Agustus 2007 | 21:36 WIB

TEMPO Interaktif, Malang:
Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Herman Prayitno mengatakan pihaknya sedang menjajaki pembelian pesawat tempur pengganti OV-10 Bronco ke Brazil, Cina, dan Korea Selatan.

Saat ini Bronco (buatan Amerika tahun 1976) memperkuat Skuadron Udara 21 Tempur Taktis Wing2, Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang. Namun, operasional skuadron ini dinonaktifkan menyusul jatuhnya OV-10 Bronco bernomor TT-1014 pada Senin, 23 Juli lalu, yang menewaskan seorang prajurit Angkatan Udara.

Penggantian Bronco dinilai mendesak. Selain usianya sudah sangat tua, Bronco tidak lagi diproduksi. Diharapkan, pesawat pengganti secepatnya didapat pada 2008, atau paling lama hingga 2009.

"Kita harus menunggu 2009. Tapi, dari penjelasan Pak Menteri (Pertahanan), kita optimistis pesawat pengganti Bronco bisa kita datangkan pada 2008. Pak Menteri tentu akan membantu kita," kata Herman Prayitno, saat mendampingi Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dalam jumpa pers yang digelar di Markas Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Rabu (29/8) sore.

Selain Bronco, pihaknya juga menjajaki pembelian beberapa tipe pesawat multifungsi yang dapat mengganti peran Hawk MK-53 (buatan 1977), F-5 Tiger (buatan 1978), serta pesawat angkut Fokker-27 (buatan 1975) dan Helikopter Sikorsky. Rencana mengganti pesawat-pesawat ini ditujukan untuk mengembangkan kekuatan matra udara.

Pesawat-pesawat itu tidak harus segera diganti, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah. Namun, Angkatan Udara tetap melakukan pengembangan kekuatan sesuai progam yang telah ditetapkan berdasarkan skala prioritas, sesuai ketersediaan anggaran. Abdi Purmono

Dari Arsip Majalah TEMPO
Sukhoi Masih Ompong  | 02 Agustus 2004
Menakar Profil Pasukan Komando  | 15 April 2002
Kisruh Capung Besi (Seri II) | 31 Mei 2004
Melihat Terobosan Kapal Patroli  | 10 Mei 2004
TNI-AL Beli Dua Kapal Selam  | 29 September 2003
Heli yang Belum Kunjung Jelas  | 09 Pebruari 2004
Pertanyaan Sekitar Pembelian Heli Mi-17  | 02 Pebruari 2004
Andy Kosasih:  | 02 Pebruari 2004
Salju Waswas di Torzhok  | 02 Pebruari 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lomba Menembak Bersama Paspampres
Kodam Tanjungpura Siapkan Dua Batalion Baru
Delapan Perusahaan Ikuti Tender Ulang M-17
DPR Minta Pembelian Sukhoi Dilanjutkan
Ketersediaan Pesawat TNI Angkatan Udara Memprihatinkan
Anggaran Operasi untuk Peluru dan Biaya Makan Prajurit
TNI Pesan Enam Kapal Korvet
Penggabungan Armada Laut akan Diputuskan Senin Depan
Dephan Belum Menerima Rencana Penggabungan Armada
Peralatan Perang Baru Warnai HUT TNI
> selengkapnya...

Referensi

Kekuatan TNI AL

Website

Departemen Pertahanan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk106551 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< August,2007>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data