Mobil Nasional Sulit Direalisasikan

Rabu, 05 September 2007 | 19:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah masih fokus mengembangkan industri otomotif nasional sebagai basis produksi prinsipal asing. Program mobil nasional masih sulit direalisasikan dalam jangka pendek."Tidak tertutup kemungkinan terbangunnya industri mobil nasional, tapi itu butuh waktu panjang," tutur Direktur Jenderal Industri Teknologi dan Alat Transportasi, Budi Darmadi, Rabu (5/9).

Menurut Budi, kendala untuk mengembangkan industri mobil nasional adalah biaya yang tinggi. Selain itu tak mudah untuk membangun citra untuk merk nasional. "Itu butuh belasan tahun," katanya. Saat ini, menurut dia, kecenderungan global adalah bergabungnya merk kendaraan antarnegara. "Seperti merk asal Perancis yang bergabung dengan merk asal Amerika ataupun merk asal Jerman yang bergabung dengan merk Amerika."

Malaysia yang memiliki merk nasional, Proton, segera bergabung dengan merk Volks Wagen asal Jerman. "Proton tak kuat menghadapi persaingan global, makanya mau bergabung dengan VW," jelas Budi.

YULIAWATI






Komentar Anda

Kirim