Bulog Belum Perlu Operasi Beras

Rabu, 05 September 2007 | 20:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perum Bulog menilai belum perlu melakukan operasi stabilisasi harga beras. Alasannya, pasokan beras berjalan lancar sehingga harga jual rata-rata beras nasional masih dalam batas maksimal yang ditetapkan pemerintah.

"Operasi stabilisasi belum perlu dilakukan dalam waktu dekat, karena harga masih stabil," ujar Direktur Utama Bulog Mustafa Abubakar, pada saat inspeksi mendadak ke Pasar Induk Cipinang (PIC). Pemerintah telah menetapkan batasan maksimal harga beras nasional pada kisaran Rp 4.750 per kilogram untuk beras kualitas medium (IR III). Sedangkan untuk beras kualitas premium dipatok di kisaran Rp 6.000 per kilogram.

Harga jual beras di PIC stabil di kisaran Rp 4.200-4.300 per kilogram untuk jenis IR III dan ditingkat pedagang diprediksikan naik Rp 200 per kilogram. Pasokan beras ke PIC yang datang dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dalam dua bulan terakhir berjalan lancar.

Bulog mencadangkan beras sekitar 700 ribu ton yang diantaranya diambil dari sisa pengadaan dalam negeri yang belum terserap sebesar 200 ribu ton. Sisa lainnya diambil dari kuota impor yang belum terealisasi sekitar 500 ribu ton.

YULIAWATI






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: