Kalla : Peringatan Amerika Soal Pelabuhan Bukan Larangan
Jum'at, 07 September 2007 | 18:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, peringatan Amerika bahwa lima terimal pelabuhan Indonesia kurang memenuhi prasyarat keamanan tidak perlu disikapi berlebihan. “Saya klarifikasi (peringatan) itu tidak ada pengaruhnya terhadap operasional Pelabuhan," katanya seusai melakukan kunjungan ke pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, Jumat (7/9).
Namun, kata dia, peringatan negeri Paman Sam ini menjadi masukan bagi pemerintah Indonesia untuk memperbaiki ketentuan keamanan di lima terminal pelabuhan tersebut. "Jadi itu bukan larangan. Itu sifatnya lebih pemberitahuan," kata dia.
Amerika, ujar Kalla, hanya menilai bahwa barang-barang dari lima terminal tersebut tidak aman ketika sampai ke Amerika." Kami benahi secara bertahap, tetapi tidak ada masalah dengan peringatan itu," ujar dia.
Kelima terminl pelabuhan yang dinyatakan AS kurang aman, yakni Terminal Kontainer Internasional Belawan, Terminal Peti Kemas Koja, Pelabuhan Teluk Bayur Padang, Semarang Conventional Cruise Terminal dam Terminal Jamrud Surabaya.
Anton Aprianto





