Enam BPR Syariah Siap Beroperasi di Solo
Sabtu, 08 September 2007 | 08:58 WIB
TEMPO Interaktif, Solo:Bisnis Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di kawasan Solo dan sekitarnya akan semakin marak. Saat ini sebanyak enam BPR Syariah tengah mengajukan izin untuk mendirikan usahanya di
kawasan Solo dan enam kabupaten di sekitarnya.
"Kantor Bank Indonesia Solo sat ini tengah menggodog pengajuan izin enam BPRS. Kehadiran BPR Syariah ini tentu akan menggairahkan transaksi keuangan di kawasan ini," KataPemimpin Kantor BI Solo, Dewi Setyowati, Sabtu.
Dari enam BPRS yang sudah mengajukan izin, dua diantaranya telah mendapatkan izin prinsip dan segera bisa beroperasi. Sedang empat lainnya, tengah dilakukan pengkajian oleh tim BI. Selama ini belum ada BPR Syariah yang berdiri di kawasan Karesidenan Surakarta ini.
Dewi juga berharap, kehadiran BPRS bisa membantu permodalan kalangan UMKM (usaha mikro kecil menengah) yang merupakan sasaran utama pendirian BPR. "Khittah BPR adalah membantu masyarakat kecil, karena itu BPRS nantinya juga mampu memegang khittah tersebut," katanya.
Hingga semester kedua Tahun 2007 ini, jumlah kredit dari BPR untuk UMKM di Solo dan enam kabupaten sekitarnya mencapai Rp 1,2 triliun. "Dari jumlah itu kredit yang bermasalah ada 8,8 persen. Angka ini memang tidak besar, namun demikian kita minta jumlah kredit bermasalah terus bisa ditekan," tambahnya. Anas Syahirul





