Laba Bersih Bank Bukopin Naik
Sabtu, 08 September 2007 | 21:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Bank Bukopin Tbk membukukan laba bersih Rp 201 miliar pada semester pertama tahun ini. Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu Rp 153 miliar.
Direktur Utama PT Bank Bukopin Tbk Glen Glenardi mengatakan, peningkatan laba bersih itu dipicu oleh pendapatan bunga bersih yang naik menjadi Rp 623 miliar. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, Bank Bukopin membukukan laba bersih Rp 599 miliar.
"Pendapatan bunga bersih terutama didorong oleh naiknya kredit kepada pihak ketiga, yang sebagian besar berasal dari sektor UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi)," ujar Glen di Jakarta pada akhir pekan lalu.
Akibatnya portofolio kredit terdongkrak dibandingkan tahun sebelumnya, dari Rp 14,78 triliun menjadi Rp 18,71 triliun. Pendapatan operasional juga naik dari Rp 59 miliar menjadi Rp 122 miliar.
Dibandingkan tahun lalu, biaya operasional membengkak 25 persen menjadi Rp 442 miliar dari semula Rp 355 miliar. Rasio kecukupan modal (CAR) pada semester pertama tahun ini juga naik 15,3 persen dibandingkan tahun lalu 12,7 persen.
Sedangkan rasio kredit yang disalurkan terhadap dana pihak ketiga (loan to deposit ratio) Bank Bukopin, menurut Glen, tetap di atas 60 persen. "Kami menjaga kestabilan operasional dengan berkonsentrasi pada bisnis yang sudah ditekuni," katanya.
Rasio kredit macet (non performing loan) Bank Bukopin juga terbilang rendah yaitu 3,99 persen. Angka ini masih di bawah batas maksimal yang ditetapkan Bank Indonesia yaitu 5 persen.
Hingga semester pertama tahun ini aset Bank Bukopin meningkat 46,69 persen, yaitu dari Rp 23,83 triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp 34,95 triliun. Naiknya aset disebabkan dana pihak ketiga yang naik 53 persen dibandingkan tahun lalu menjadi Rp 29,60 triliun.
SORTA TOBING





