Pemerintah Alokasikan Rp 25 Miliar untuk Pasar Murah Minyak Goreng
Senin, 10 September 2007 | 21:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah mengalokasikan Rp 25 miliar untuk menggelar pasar murah 10 juta liter minyak goreng untuk dua tahap. Dana akan diambil dari alokasi subsidi minyak goreng sebesar Rp 325 miliar yang telah disetujui sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat.
Tahap pertama akan dilakukan pertengahan bulan puasa dan tahap kedua digelar dua minggu setelah Lebaran, masing-masing 5 juta liter senilai Rp 12,5 miliar. Dengan subsidi Rp 2.500 per liter, pemerintah mentargetkan untuk meringankan beban sekitar 5 juta rumah tangga miskin.
"Satu keluarga yang memiliki kupon maksimal dapat membeli dua liter," ujar Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Ardiansyah Parman usai rapat koordinasi dengan pemerintah daerah di kantornya.
Titik-titik pasar murah ataupun sasaran rumah tangga miskin ditentukan sepenuhnya oleh pemerintah daerah, karena dinilai paling tahu kondisi di lapangan dan siapa yang paling berhak mendapat subsidi itu.
"Jadi pemerintah pusat mendelegasikan ke pemerintah provinsi lalu ke pemerintah kabupaten/kota dan ke kecamatan lalu ke kelurahan. Bulog tidak dilibatkan, karena ini murni urusan pemerintah daerah dan pengusaha," ucap Ardiansyah.
Rr Ariyani





