Produksi Teh Indonesia Harus Ditingkatkan
Selasa, 11 September 2007 | 18:43 WIB
TEMPO Interaktif, Bogor: Ekspor teh Indonesia masih berpeluang menjadi salah satu komoditas unggulan, meskipun secara produksi hanya menduduki peringkat kelima setelah Cina, India, Srilangka, dan Kenya.
Untuk meningkatkan komoditas ini, Indonesia perlu memiliki pabrik pengolahan ‘Speciality Tea’ yang memiliki nilai yang tinggi. Peluang dan harapan ini terungkap dalam Diskusi Komoditi Teh Sebagai Salah satu sumber devisa, di Perkebunan Teh Gunung Mas, Cisarua, Bogor.
Penyampai materi diskusi yakni ketua Asosiasi Teh Indonesia, Insyaf Malik, Direktur SDM dan Umum Direktorat Jenderal Perkebunan, Dadi Sunardi dan Kepala Sub Bidang Perkebunan, Nyoman Sudarsana yang mewakili Direktur Budidaya Tanaman Rempah dan Penyegar Ditjen Perkebunan.
Deffan Purnama





